Kamis, 30 Juli 2015

anemia defisiensi dan klasifikasi

Text Box: Jumlah hemoglobin pada eritrosit dibawah normalRight Arrow: definisiText Box: anemia


Down Arrow: klasifikasi







Text Box: Klasifikasi anemia akibat Gangguan Eritropoiesis
1 Anemia defisiensi Besi : Tidak cukupnya suplai besi mengakibatkan defek pada sintesis Hb, mengakibatkan timbulnya sel darah merah yang hipokrom dan mikrositer.

2 Anemia Megaloblastik Defisiensi folat atau vitamin B12 mengakibatkan gangguan pada sintesis timidin dan defek pada replikasi DNA, efek yang timbul adalah pembesaran prekursor sel darah (megaloblas) di sumsum tulang, hematopoiesis yang tidak efektif, dan pansitopenia.

3 Anemia Aplastik Sumsum tulang gagal memproduksi sel darah akibat hiposelularitas. Hiposelularitas ini dapat terjadi akibat paparan racun, radiasi, reaksi terhadap obat atau virus, dan defek pada perbaikan DNA serta gen.

4 Anemia Mieloptisik Anemia yang terjadi akibat penggantian sumsum tulang oleh infiltrate sel-sel tumor, kelainan granuloma, yang menyebabkan pelepasan eritroid pada tahap awal. [2]

Klasifikasi anemia berdasarkan ukuran sel
1 Anemia mikrositik : penyebab utamanya yaitu defisiensi besi dan talasemia (gangguan Hb)
2 Anemia normositik : contohnya yaitu anemia akibat penyakit kronis seperti gangguan ginjal.
Anemia makrositik : penyebab utama yaitu anemia pernisiosa, anemia akibat konsumsi alcohol, dan anemia megaloblastik



                                      




Text Box: Bentuk kelainan eritrosit karena anemia






Normosit :
o Ukuran ± 6-8 μm
o Bentuk Bikonkaf
o Warna merah jambu
o Normal 4,0-5,5/4,5-6,0 juta/mm3
o Umur 120 hari



Retikulosit
o Ukuran ± 8-12  μm
o Inti tidak ada
o Bergranula halus sisa RNA
o Pewarnaan Vital Staining (BCB)
o N = 0,5-1,5 per 1000 eritrosit


Mikrosit
o Diameter 6  μm
o Normal 10%
o Biasanya pada Anemi Def Fe



Makrosit

o Diameter 9-12  μm
o Normal 10%
o Biasanya pada Anemi Def Vit12/ Def asam folat



Basofilik Stipling
o Eritrosit dengan granula biru-hitam granula ini dari kondensasi atau presipitasi RNA ribosom akibat dari defective hemoglobin syntesis





Hipokrom
o Eritrosit pucat di tengah > 1/3nya
o Normal 10%
o Kurangnya Hb
o Pada anemi def Fe



Eliptosit
o Eritrosit berbentuk oval (ovalosyt) atau lonjong (pensil cell/sel cerutu)
o Osmotic fragility meningkat
o Distribusi cholesterol dalam membrane akumulasi
o Cholesterol dipinggir



Lakrimasit
o Eritrosit berbentuk tetesan air
o Nama lain Tear Drop cell





Target Cell
o Eritrosit yang gelap di tengah
o Nama lain Target Cell (seperti sasaran)
o Normal 2%
o Akibat cytoplasmic aturation
o Defects and liver disease


Acantocyt 
o Eritrosit dengan tonjolan sitoplasma yang runcing
o Tonjolan tidak teratur
o Akibat defisiensilow-dencity betha Lipoprotein




Burr Cell
o Eritrosit dengan tonjolan sitoplasma yang tumpul teratur
o Akibat dari passage through fibrin network




Crenated Cell
o Eritrosit dengan sitoplasma mengkerut
o Terjadi karena hipertronik larutan pada saat pengeringan apusan





Scistocyt
o Eritrosit dengan bentuk tak teratur
o Akibat proses fragmentasi
o Dikeluarkan ke dalam sirkulasi oleh RE sistem




Stomatocyt
o Eritrosit pucat memanjang di tengah
o Normal, 5%
o Akibat meningkatnya Sodium dalam sel dan menurunnya Potasium




Sferosit
o Eritrosit tanpa pucat di tengah
o Bentuk lebih kecil, tebal
o Akibat dari developmental defect




Cabot Ring
o Eritrosit mengandung cincin Cabot
o Pe yebab kegagalan eritopoiesis
o Terbentuk dari kumparan mitosis
o Artefak akibat kerusakan protein




Howell Jolly
o Eritrosit yang mengandung fragmen kromatin akibat pembelahan / mitosis abnormal pada tahap orthochromic yang gagal membentuk inti





Leptosyt
o Eritrosit dengan pucat di tengah besar
o Diameter besar tapi volume sama




Papenheimer
o Eritrosit dengan granula besi (ferritin agregate)
o Disebut juga Siderosit
o Ditemukan pada anemi hemolitik, infeksi, Splenectomy




Sickle Cell
o Eritrosit yang memanjang dan melengkung dengan 2 katup uncing
o Nama lain : Drepanocyt
o Eritrosit yang mengalami perubahan bizarre muncul pada keadaan kurang oksigen di udara

























Tidak ada komentar:

Posting Komentar